Bita masih terpaku, belum mampu mencerna sepenuhnya apa yang baru saja didengarnya, ketika suara dering ponselnya tiba-tiba terdengar dari dalam tas selempang. Bita tersentak kecil. Ia segera meraih tasnya dan mengambil ponsel yang terus berdering. Nama Mama tertera di layar. Bita melirik sekilas Vino sebelum mengangkat panggilan itu. "Halo, Ma?" "Kamu di mana, Ta?" "Di rumah Vino. Emang kenapa, Ma?" "Ini ada teman sekolah Mama waktu SMA yang datang ke rumah, ceritanya main, terus nyariin kamu. Kamu pasti lupa. Dulu dia sering bantu Mama jagain kamu waktu masih bayi, sebelum akhirnya pindah ke luar kota," jelas Mama. "Kamu pulang dulu, ya." "Oke, Ma," gumam Bita sebelum menutup panggilan. Ia memasukkan ponselnya kembali ke dalam tas selempang. "Aku pulang dulu." Tanpa menoleh kepada Vino maupun Aksa, Bita langsung bangkit dari sofa. Tangannya mengeratkan pegangan p
Read more