"Maaf, Pak, tapi saya rasa Bapak salah mengenali orang. Postur tubuh tegap itu memang umum di kalangan pria yang menjaga kesehatan dengan rajin berolahraga, tapi bukan berarti saya seorang tentara." Kalimat datar dan tenang itu meluncur dari bibir Putra, memecah keheningan di ruang tunggu klinik. Dari tatapan matanya, tidak menunjukkan tanda-tanda kegugupan sedikit pun. Pak Kasno, pria paruh baya dari desa sebelah itu, masih mengerutkan kening. Matanya menyipit, mengamati Putra dari atas ke bawah, seolah sedang memindai setiap inci tubuh pria di hadapannya itu. Keraguan jelas terlihat di wajahnya, namun bantahan Putra yang begitu meyakinkan membuatnya perlahan menurunkan tangan yang tadi menunjuk. Apalagi, komandan tentara yang ia lihat waktu itu memakai masker dan topi. "Ah, ya ... mungkin saja saya salah," gumam Pak Kasno, suaranya terdengar tidak yakin. "Tapi, sungguh Mas, perawakannya persis sekali. Cara berdirinya, tatapan matanya yang tajam itu .... Hebat sekali komandan
Baca selengkapnya