Rhys mengabaikan tatapan terkejut dari Kit dan malah dengan cepat mencoba untuk menyerang prajurit kelas 3 yang membawa boneka dengan warna putih itu dibantu oleh temannya. Ketika mereka berhasil menembak tepat sasaran, sebuah panel pun muncul dan menyatakan bahwa mereka telah mendapatkan poin sebanyak 10 poin.Kedua orang itu tertawa senang seakan tidak peduli atas apa yang baru saja mereka lakukan. Sementara Kit yang masih terbengong-bengong menatap ke arah mereka itu sontak bergerak mendekat, “Rhys. Kenapa kau melakukan itu?”Rhys pun berhenti tertawa dan menoleh ke arah Kit lalu menaikkan alis kanannya, “Apa yang memangnya aku lakukan?”Kit tertawa sinis, “Kau baru saja merebut targetku, Rhys.”Dilon, rekan satu tim Rhys malah tertawa mengejek mendengarnya, “Astaga, bukan hanya kau saja yang memiliki target berwarna putih, tapi kami juga. Kenapa kau berkata kami merebutnya?”Kit mengabaikan ucapan Dilon dan tetap menatap marah ke arah Rhys, menunggu jawaban temannya. Rhys yang s
Read more