Tiga hari kemudian, kalangan elite mengadakan sebuah pesta mewah di atas kapal pesiar raksasa.Tentu saja Dante termasuk dalam daftar tamu undangan. Namun kali ini, dia bersikeras membawaku bersamanya.Aku mengenakan gaun putih yang dipilihnya sendiri, lengkap dengan kalung batu permata yang berkilauan di leherku.Dek kapal dipenuhi cahaya lampu. Para tokoh ternama, pebisnis sukses, dan kaum bangsawan sosial berkumpul di sana.Ketika Dante menggandeng tanganku memasuki pesta, semua mata langsung tertuju kepada kami.Tatapan mereka dipenuhi rasa terkejut dan juga cemburu.Seorang pria gemuk mengangkat gelas anggurnya sambil tersenyum. “Siapa wanita ini?”Dante langsung merangkul pinggangku dan mengumumkan kepada semua orang, “Dia Luna. Ibu dari anakku.”Begitu kalimat itu keluar, seluruh ruangan langsung terdiam.Semua orang tahu bahwa Dante terkena kutukan dan tidak bisa memiliki keturunan.Para wanita bangsawan memandangku seolah ingin menelanku hidup-hidup.Namun Dante sama sekali ti
อ่านเพิ่มเติม