“Aku ada urusan.” Felix segera melepaskan tangan Bella dengan cepat.“Felix!”BRAK!Pintu mobil tertutup keras, dan Bella hanya bisa menatap punggung tegap pria itu menghilang Felix berjalan cepat meninggalkan mobil.Tatapannya terkunci pada sosok Hugo yang kini sudah berada beberapa meter di depannya, Reon dan Garvan yang tak jauh dari tempat bosnya berdiri langsung mengerti. Mereka berdua mengikuti Felix yang terus berjalan semakin cepat. Sementara di ruang perawatan, Reya sudah selesai berkemas.Tas kecil miliknya sudah berada di atas bahu, sementara beberapa lembar dokumen administrasi telah ia masukkan ke dalam map. Sebagai seorang dokter, Reya memahami bahwa luka sayatan pada bahu yang sudah dibersihkan dan dijahit sebanyak delapan jahitan tidak selalu mengharuskannya menjalani rawat inap berhari-hari.Selama perdarahan sudah berhenti, kondisi umum stabil, tidak ada tanda infeksi, fungsi gerak lengan masih baik, dan nyerinya dapat dikendalikan dengan obat, pasien dapat dipula
Read more