Rombongan Senopati Wiradha yang mengawal Argapati sudah tiba di keraton saat siang menjelang sore hari. Sang Putra Mahkota itu langsung menuju ruang keluarga Sinuwun. Di dalam ruangan itu sudah ada Sinuwun Maheswara, Prameswari Sekar, dan adik Argapati, Raden Ajeng Ratna Suryaningrat. Tiga orang tersebut langsung berdiri saat pintu terbuka dan Argapati muncul dari balik pintu tersebut. Argapati melangkah masuk dengan kaki yang masih pincang sebab cidera dan tatapan sendu. Sinuwun Maheswara melangkah maju untuk menyambut putranya. "Elae ngger, anakku sudah pulang. Anaknya Romo yang dulu suka naik di pundak Romo buat main kuda-kudaan, sekarang sudah besar. Sudah bisa naik kuda sendiri," ucap Sinuwun membuat mata Argapati mengembun. Prameswari Sekar turut melangkah maju dan menambahi, "Iya, Ibu inget. Dulu kamu pasti nangis sambil narik-narik jarik Ibu kalau Romo nggak mau jadi kuda," ucapnya, semakin membuat Argapati terisak. Putra mahkota itu lalu berlutut sambil memegang ka
最終更新日 : 2026-05-29 続きを読む