Tengah malam sudah tiba, aula pernikahan pun kosong. Semua orang menuju pembaringan untuk mengistirahatkan badan. Argapati berjalan ragu menuju kamar pengantinnya. Ia berhenti di depan pintu, semerbak wewangian bunga-bunga tercium dari balik pintu, tangannya maju hendak memegang gagang pintu namun di tariknya lagi. Laki laki itu berbalik badan hendak pergi ke kamar tamu saja.Beberapa langkah ia ambil, tiba-tiba berhenti sebab ingat akan dimana kini tempatnya berada. (Ini Surya kencana, kalau aku tidak sekamar dengannya Giritirta akan dalam masalah) ucapnya dalam hati. Akhirnya ia kembali ke pintu dan membuka kamar itu dengan dada berdegup kencang.Di dalam sana, Kirana sedang duduk di depan meja rias tanpa menggunakan pakaian, hanya sebuah kain jarik yang melingkar di badannya atau biasa disebut kemben. Wanita itu begitu anggun saat menyisir rambutnya.Argapati meneruskan langkah kakinya untuk masuk, semerbak harum bunga semakin menusuk hingga ke jantungn
Last Updated : 2026-06-06 Read more