Mentari pagi sudah menyapa. Di meja makan, makanan sudah siap untuk disantap. Arya duduk bersama Wandari untuk makan bersama. Arya melihat wajah istrinya masih murung sejak pulang dari sidang kemarin. Ia juga sadar bahwa sejauh ini istrinya selalu menutupi murungnya dengan senyum palsu. Namun ia tak mau menyinggung, ia hanya akan berusaha mencairkan suasana supaya terasa lebih hangat.Mereka sudah mulai memasukan makanan ke dalam mulut, tak menggunakan sendok, tapi menggunakan tangan. Arya melihat istrinya makan sambil menunduk, "Dik!" Panggilnya.Wandari menoleh cepat, "Hm? ada apa kang?" Tanya istri Arya tersebut."Makannya kok sambil melamun? kenapa?" Tanya Arya.Wandari tersenyum kikuk, "Owh.. masa sih? Tidak. Tidak melamun, Kang" Jawabnya.Arya tersenyum lalu mengangguk. Ia kembali menyuapkan nasi ke dalam mulutnya sendiri. (Kamu bohong Dik) ucapnya dalam hati.Arya tak kehabisan akal, dia coba cara lain. Ia menyeruput kopi hangat di mejanya, "Slurp
آخر تحديث : 2026-08-22 اقرأ المزيد