Argapati berjalan di lorong kadipaten bersama Adipati Surenggana yang menunjukan dimana mereka mengamankan buronan. Sementara Wandari juga ikut di belakang mereka dengan dikawal dua prajurit. Mereka berlima berjalan bersama menuju sel tempat Arya yang katanya 'buronan' itu di amankan.Mereka mulai menuruni anak tangga yang mengarah ke sel bawah tanah. Perlahan udara semakin menipis tapi cukup untuk kebutuhan oksigen manusia normal. Lembab, panas, gelap, karena penerangan hanya dari satu dimar ublik untuk ruangan seluas itu, banyak suara tikus berlarian kesana kemari.Dari balik jeruji besi, Arya yang masih diikat badan dan tangannya serta mulut yang masih disumpal, bisa mendengar ada langkah kaki yang kian mendekat. Ia mencoba berdiri dengan salah satu kakinya yang diikat menggunakan rantai besi. Dalam gelapnya sel, ia bisa melihat siluet beberapa orang mendekat.Lamat-lamat ia mulai bisa mendengar jelas obrolan mereka. "Kenapa sel ini kosong""Semua tawanan sudah di eksekusi Raden,
Last Updated : 2026-06-23 Read more