Suasana di dalam rumah tersebut terlihat sepi, kontras dengan kehangatan cahaya lampu ruang tengah yang termaram dan sedikit mencekap membuat Bianca menjadi waspada. Bianca duduk di tepi sofa, nafasnya masih memburu, menyisakan adrenalin dari insiden maut yang hampir saja membunuhnya. Lengan kirinya tergores cukup dalam sebuah luka yang membuatnya hampir mati terbunuh jika Dante membantunya menghindar dengan cepat. Dante bergerak tenang namun sigap, dia mengambil kotak P3k yang ada laci meja, lalu membuka kotak P3K tersebut dan berlutut di hadapan Bianca, tangan Dante sangat hangat terasa kontras dengan kulit Bianca yang putih bersih. Bianca yang sudah terbiasa dengan luka di tubuhnya tidak seberapa peduli dengan pertolongan yang dilakukan oleh Dante. “Tahan sebentar, mungkin akan sedikit perih,” ucap Dante sembari membersihkan luka tersebut dengan antiseptik. Bianaca tidak menjawab sama sekali, Matanya menatap tajam kearah Dante, namun pikiran Bianca terfokus pada apa yang te
Last Updated : 2026-06-03 Read more