Bianca yang mendapatkan pesan dari bosnya segera menuju markas untuk memenuhi panggilan dari bosnya untuk melapor.Bianca dan asistennya Windy mengendarai mobil pribadi Bianca melaju dengan cepat menuju markas. Bianca yang selama perjalanan hanya memegangi dahinya dan mengerutkan dahinya karena rencana yang dia susun hampir saja berantakan akibat Sofia.Sesampainya di markas besar Bianca menuju ruangan bosnya itu dan dia disambut dengan lampu ruangan kerja bosnya, Mr. Moretti, tampak temaram, hanya menyisakan satu sorot lampu meja yang menyinari tumpukan dokumen.Bianca berdiri tegak di depan meja mahoni yang besar itu, dia melihat bosnya menghisap cerutu, nafas Bianca diatur sedemikian rupa agar tetap tenang, meski dia tahu isi laporan misi kali ini tidak akan membuat orang yang ada di depannya menjadi senang.“Duduk Bianca,” suara Mr. Moretti terasa berat dan dingin.Bianca pun duduk, jemarinya bertautan di atas pangkuannya. Bianca menyerahkan tablet yang dia pegang dimana ya
Terakhir Diperbarui : 2026-06-16 Baca selengkapnya