Di lantai tertinggi gedung Wiratama Holdings, ruang kerja CEO tampak sama seperti pemiliknya. Dingin, rapi, dan nyaris tanpa sentuhan yang tidak diperlukan. Dominasi warna hitam, abu-abu, dan kayu gelap memenuhi ruangan luas berkonsep kubus kaca itu. Dinding penuh jendela memperlihatkan hamparan kota Jakarta dari ketinggian, sementara meja kerja marmer hitam berdiri kokoh di tengah ruangan, menghadap langsung ke panorama tersebut. Tidak ada pajangan berlebihan. Tidak ada dekorasi yang sia-sia. Hanya beberapa berkas penting, sebuah laptop premium, monitor besar yang menampilkan pergerakan saham gabungan, dan jam mekanik berdesain klasik yang tergeletak rapi di sudut meja. Di balik meja itu duduk seorang pria bertubuh tinggi dengan postur tegap yang nyaris sempurna. Sean Aldrich Wiratama. Wajahnya tampan dengan garis rahang tegas dan hidung mancung yang nyaris sempurna. Rambut hitamnya tersisir rapi ke belakang, sementara sepasang mata tajam berwarna gelap memancarkan ketenangan yan
Last Updated : 2026-07-01 Read more