Pagi itu, Raja Wang Ming melangkah tegas ke depan, jubah kerajaannya berkibar mengikuti langkah yang mantap menuju aula utama Kerajaan Langit. Ratu Li Jing berjalan tepat di samping Raja Wang Ming, kepala terangkat tegak, tatapannya tenang namun tajam menembus ke arah mana pun ia lewati. Tak satu pun pengawal atau pelayan yang berani menatap mata mereka saat lewat, semua menunduk dalam dengan napas tertahan.Saat tiba di ruang sidang, pintu besar itu terbuka lebar seakan menyambut kedatangan mereka dengan permusuhan. Puluhan pejabat tinggi berdiri berjejer di sisi ruangan, wajah-wajah itu tampak serius, penuh dugaan, dan sebagian menyembunyikan senyum tipis di balik sikap hormat yang pura-pura. Di tengah ruangan, di bawah penjagaan ketat, Lie Kwang berdiri tegak dengan tangan terikat, wajahnya tetap tenang dan bangga tak berubah sedikit pun.Wang Ming berhenti di kursi kebesarannya, lalu berbalik perlahan menghadap seluruh ruangan. Suaranya bergema kuat dan jernih, memenuhi setiap
Read more