Pangeran Wang Dong membelalakkan matanya dan menutup erat mulutnya sendiri dengan satu tangannya, karena hampir saja memekik di dalam bilik tersebut. Nama itu melesak tajam di benak Pangeran Wang Dong bagai sebilah belati yang menusuk jantungnya seketika. " Tidak pernah aku sangka, Paman Pong benar-benar sudah merencanakan hal ini sejak awal, mulai sepuluh tahun lalu. Tuan Tang. Juru Sekretaris Kerajaan Langit. Pria yang selalu tampak sopan, rendah hati, dan tak pernah menonjolkan diri di hadapan siapa pun. Pria yang memegang segala catatan penting, membaca segala surat masuk dan keluar, mengetahui segala jadwal serta rahasia istana yang paling tersembunyi. Ini benar-benar gila!" pekik Pangeran Wang Dong dalam hatinya. Pangeran Wang Dong meringis menahan sakit di rusuknya sambil menyandarkan kepalanya ke batang kayu kasar di belakang punggungnya. Matanya terpejam erat, namun pikirannya berputar kencang bagai kincir yang tak henti berputar. "Tak heran setiap langkah Kerajaan Lan
Read more