Sementara itu di klinik terapi, Raka baru saja menyelesaikan sesi terapi dengan Oma Nanik. Lelaki muda itu menuangkan teh rempah ke dalam gelas keramik untuk perempuan tua itu.“Raka … teknik pijatmu ini, benar-benar membuat tubuhku terasa lebih nyaman. Nafsu makanku yang hilang, sudah kembali.” Oma Nanik menyeruput cairan hasil seduhan kunyit, camomile dan daun sereh yang sengaja diresepkan Raka untuk diseduhkan setiap perempuan berambut perak itu datang. “Oh, syukur kalau Oma ngerasa begitu. Sebenarnya itu juga karena tekad Oma buat sembuh. Raka cuma sedikit membantu saja,” ucap Raka. Oma Nanik menatap tangan kiri Raka. Matanya tak lepas dari cincin sederhana berwarna putih dengan garis keemasan di bagian tengahnya. “Duduklah, Raka. Ada sesuatu yang mau Oma bicarakan sama kamu.” Perempuan tua itu meletakkan kembali cangkir teh nya ke atas nampan kayu. Aroma camomile yang menenangkan, masih tercium dari uap panasnya yang membaur dengan hembusa
Read more