“Raka … Kamu sudah mulai keterlaluan, Ka ….” Sofi menangis terisak diseberang sana. “Tunggu Tante, tenang dulu … Raka tidak bisa dengar dengan jelas,” ujarnya yang bingung karena suara Sofi dibarengin dengan tangisan dan membuang ingus. Dia sudah keterlaluan, memangnya perbuatan apa yang dilakukannya pada tante Sofi. Mereka saja baru bertemu beberapa hari yang lalu dan semua baik-baik saja, lalu kenapa bisa hari ini jadi salahnya.“Kenapa kamu tega dengan aku, Ka, kenapa harus melibatkan foto-foto itu, Kenapa kamu tega melibatkan harga diriku, Ka.” Kalimat ini di dengar Raka dengan jelas.“Melibatkan harga diri Tante?” Raka tidak mengerti maksud perkataan ini.“Jangan sok polos deh, Ka. Mereka sudah mengirimkan foto ancaman darimu.” Sofi masih sesegukan di seberang sana. Foto ancaman? Raka jadi bingung kesalahan apa yang diperbuatnya sekarang. Kenapa tante Sofi yang begitu penurut bisa membencinya seperti ini. Apa yang sebenar
Read more