“Sorry, tanyanya nggak sopan. Kamu lagi ada pacar, nggak, sekarang? Kalau ada, kita harus kasih tahu dia soal rencana kita,” pungkas Kevino setelah menghabiskan air mineralnya di meja. “Aku nggak mau ambil risiko kena tonjok gara-gara salah paham.” Jameka pun berbalik tanya, “Kamu pikir aku enggak?” Kemudian ia melanjutkan, “Aku lagi nggak ada. Kamu sendiri gimana?” Piring kosong di meja depannya sontak menjadi sasaran pandang Kevino. Jameka bisa melihat tatapan kosong pria itu, tetapi tidak ingin tahu-menahu. “Nggak ada,” jawab Kevino setelah sepersekian detik berpikir. Barulah kembali menatap wanita itu. “Baguslah kalau kita sama-sama nggak ada pacar, jadi nggak perlu mikir risiko selanjutnya. Rencana ini cukup di antara kita aja. Gimana? Setuju?” Jameka mengangguk. “Great. Aku juga setuju. Tapi, bisa, nggak, kita cuma jalan sebulan aja?” pintanya. Bukan tanpa alasan Jameka mengajukan syarat demikian. Selain sibuk dengan Heratl, ia juga harus ekstra hati-hati. Siapa tahu d
Read more