“Iyaaa, Sayang. Ini aku baru mau kasih tebakannya,” cengir Teja dengan wajah tanpa dosa."Awas kalau ini tebakan jebakan lagi ya, Ja! Pikir baik-baik pertanyaanmu itu," ujar Bianca mengancam pelan sembari menepuk dada bidang Teja.Teja terkekeh pelan. "Ini tebakan serius, Bi. Coba jawab, apa bedanya soto ayam sama lubangnya cewek cantik?"Bianca terdiam sejenak untuk memikirkan jawabannya. Tak lama kemudian ia membuka mulutnya."Soto ayam itu mienya warna putih, kalau cewek cantik itu mienya hitam alias bulu anunya hitam! Benar kan?!" seru Bianca dengan tatapan mata penuh rasa yakin."Nah, gitu dong! Pinter banget pacarku ini. Jawabannya seratus persen benar!" puji Teja sembari kembali menepuk bokong mulus Bianca dengan gemas."Yeayyy! Akhirnya bener juga! Ayo, janji adalah janji. Lanjut ronde dua sekarang!" sorak Bianca riang. Rasa kesalnya seketika menguap digantikan oleh gairah yang kembali membakar."Siap, Nona cantikku. Kalau gitu, ronde kedua ini aku yang atur gayanya. Kita paka
Read More