"Eh, tapi… gimana kalau mereka terlambat datang dan justru merusak acara pengiriman para wanita itu di kontainer tengah malam nanti?" lanjut Blackviper tiba-tiba, raut wajah keangkuhannya sedikit surut digantikan oleh sedikit kekhawatiran.Joni terkekeh pelan, melipat kedua tangannya di dada dengan gaya santai."Kalau dua sejoli itu yang datang, mereka bukan tandingan Master Blackviper, kan? Mau datang kapan pun tidak masalah, Master," sahut Joni jumawa.Blackviper mengangguk-angguk, senyum puas kembali terukir di bibirnya. Ia menepuk bahu Joni bangga atas kelicikan dan pengamatan anak buahnya tersebut. "Kamu cerdas sekali, Jon!"Blackviper lalu menatap supir truk kontainer yang sejak tadi diam berdiri di dekat pintu kemudi."Yono, jam berapa rencana truk kontainer yang asli datang?" tanya Blackviper menanyakan kejelasan jadwal sesungguhnya."Jam 2 sampai 3 dini hari, Master," jawab Yono singkat dengan anggukan patuh."Oke, kita tunggu sampai urusan ini selesai. Aku sudah nggak sabar
続きを読む