Suara ketukan pintu kayu ruang CEO bergema halus dua kali, disusul oleh terbukanya pintu. Sosok Berliana melangkah masuk dengan langkah tegap dan anggun. Pakaian dinas lapangan yang melekat di tubuhnya tampak sangat rapi, dan di tangannya terikat sebuah map dokumen tebal berwarna cokelat tua.Melihat keberadaan Bianca di ruang kerja Teja, wajah tegas Berliana seketika melunak, dihiasi oleh senyuman hangat dan bersahabat.Bianca bangkit dari tempat duduknya, melangkah menyambut Berliana. Kedua wanita cantik dengan pesona dan latar belakang yang sangat bertolak belakang itu saling merengkuh, berpelukan hangat, dan menempelkan pipi kanan-kiri dengan penuh keakraban yang begitu alami."Selamat pagi, Berliana. Kamu terlihat sangat gagah dengan pakaian ini," puji Bianca tulus."Selamat pagi, Bianca. Terima kasih ya... kamu juga cantik banget lho pakaian setelan kerja kayak gini," balas Berliana tersenyum manis.Bianca menepuk pelan bahu Berliana. "Teja sudah menceritakan semuanya padaku.
続きを読む