Kenneth menatap tajam botol kecil serta gulungan rencana pembunuhan palsu. Namun, tak ada angin tak ada hujan ketika Lily meraung menuduh Cassandra sebagai dalang di balik penemuan racun itu, Kenneth justru tersenyum sinis. Bukannya mundur, Kenneth justru mendekati Lily dan ia menekan pundak Lily hingga Lily kembali bersimpuh. "Cerdas sekali seperti tuannya rupanya," desis Kenneth rendah dan suaranya terdengar pelan namun mematikan. "Namun, apa kamu sudah pikir baik-baik dengan adanya kamu menyeret nama permaisuri ku, fokus ku pada surat militer itu akan pecah? Rupanya kau meremehkan otakku, Tikus Kecil." "Bu—bukan begitu, Yang Mulia." Cicit Lily yang ketakutan. Kenneth dapat merasakan getaran hebat dari tubuh Lily. Kenneth mengalihkan pandangannya pada Kaelion yang terjaga di depan pintu. "Periksa botol dan segel pada gulungan itu. Katakan, apa kejanggalan yang kau temukan." Dengan segera, Kaelion menerima kedua benda itu dari tangan prajurit. Ia menelisik guratan perak di botol
อ่านเพิ่มเติม