Jovita mendatangi Jimmy yang sedang mengayun tubuh mungil Jasmine. “Boleh gendong, Pak?” Tangannya terulur dengan mata berbinar penuh antusias.“Awas lho, Jo... kalau sampai diompoli bisa langsung 'nular' hamil,” goda Jessica dari atas ranjang, menyunggingkan senyum jahil. “Tapi kalau dilihat-lihat, kamu memang sudah pantes banget gendong bayi.”Jovita hanya bisa mengukir senyum canggung tanpa tahu harus merespons seperti apa.Jimmy yang menangkap kekakuan itu langsung menyahut cepat menetralkan suasana. “Tenang aja, Jo. Baby Jas pakai pampers kok, aman.”Viola yang berdiri di samping tempat tidur tertawa pelan, lalu berceletuk, “Gimana mau ketularan, Tan... cowok aja belum punya.”Jimmy melirik Viola sejenak, lalu membalas santai. “Harus nikah dulu, Vio... baru boleh mikirin punya anak.”Deg.Sindiran halus yang tak disengaja itu sukses membuat Viola seketika gelagapan. Lidahnya mendadak kelu. Kalimat Jimmy seolah menghantam tepat di ulu hati, memicu ingatan pahitnya akan skandal kel
Leer más