Begitu suara mobil Zafira menghilang di balik gerbang mansion, Mina, pelayan kepercayaan Albert, masih berdiri di teras sambil memperhatikan kepergiannya.Setelah memastikan tidak ada seorang pun yang memperhatikannya, ia perlahan mengeluarkan ponsel dari saku celemeknya.Sebuah nomor yang sudah sangat dikenalnya segera dihubungi. Tidak lama kemudian sambungan tersambung."Nona."Suara Mina terdengar pelan."Nyonya sudah keluar lagi."Di seberang sana, Vivi yang baru saja tiba di ruang kerjanya langsung menghentikan langkah."Ke mana?""Maaf, Nona.""Saya tidak berani bertanya.""Takut Nyonya mulai curiga."Mina berhenti sejenak sebelum melanjutkan."Kemarin saat saya memberanikan diri bertanya hendak ke mana, Nyonya langsung marah."Alis Vivi langsung berkerut."Marah?""Iya, Nona.""Biasanya Nyonya sangat ramah kepada kami.""Tapi kemarin nyonya langsung bertanya, apakah setiap kali keluar rumah harus melapor kepada saya.""Itu sebabnya hari ini saya tidak berani bertanya lagi.""Ba
Read more