Di tempat lain, seorang pria sedang sibuk dengan amarahnya. Emosinya benar-benar tak stabil, apalagi ia merasa kalah dari pria lain. Siapa lagi jika bukan Lucas, pria yang punya ambisi kuat untuk mendapatkan Hagia, lelaki yang suka di puji, dan di akui kekuasaannya. Kali ini, bahkan pria itu tak tinggal diam. Kala melihat Raiden yang miskin tiba-tiba bisa membuktikan janjinya untuk merebut Hagia darinya. Ia mencoba menyuruh seseorang untuk menyelidiki Raiden, darimana semua barang dan kekayaan pria itu berasal. "Apa maksudmu tidak menemukan apa-apa?"Suara Lucas menggema memenuhi ruang kerjanya. Telapak tangannya menghantam permukaan meja hingga gelas berisi kopi bergetar, menyisakan riak kecil di permukaannya. Wajah pria itu mengeras, sementara tatapannya menancap tajam kepada seorang pria berkemeja hitam yang berdiri di hadapannya.Pria itu menundukkan kepala."Maaf, Tuan Lucas. Kami sudah mencoba menyelidiki selama beberapa
続きを読む