Tidak butuh waktu lama bagi Lilis untuk kehilangan kesabarannya melihat sang suami dengan santainya menjadii perusak rencana. Dari balik dinding kaca, wanita itu mendengus tajam, melangkah keluar dengan ekspresi penuh determinasi tinggi.'Awas aja ya, Mas Brandon. Kalau misi aku gagal gara-gara kegegeran kamu, malem ini tidur di teras depan!' batin Lilis geram.Setelah tiba di meja itu, Lilis langsung mengambil alih situasi tanpa butuh aba-aba. Ia membungkuk perlahan, mengangkat tubuh mungil Vivian yang memang sudah mulai rewel, menguap lebar, dan meliuk-liuk kekenyangan di pangkuan Yura."Sini, sama Mama ya sayang... Cup, cup, cup, anak cantik udah ngantuk ya? Yuk, kita bobok sama Mama di dalam, biarin bapak-bapak gaje ini lanjut seminar berdua," ucap Lilis manis, sengaja menyindir bagian akhir kalimatnya sambil melirik tajam ke arah sang suami.Yura menghembuskan napas lega yang amat sangat begitu beban di pangkuannya terangkat. Wajahnya ditekuk masam, jelas-jelas menunjukkan gestur
Last Updated : 2026-09-17 Read more