“Selamat malam, Bu,” suara tak dikenala menyapa di pintu.Seorang perawat berseragam tersenyum ke arah Miri dan Arman.“Jam besuk sudah habis. Waktunya untuk pasien beristirahat malam ini,” ucap sang perawat kepada Miri dan Arman.Di antara canda yang memenuhi kamar Nenek Aisha, ternyata waktu tak berkompromi. Sang nenek pun menguap lemah.“Nenek udah ngantuk? Kalau gitu, aku pulang dulu, ya,” ucap Miri.Nenek Aisha meraih tangan Miri, menahannya untuk bangkit dari kursi. “Nginep aja di sini, Mir. Temenin Nenek,” ucap Nenek Aisha lirih. Miri tak tega melihatnya.
Read more