"Iya, Tuan. Saya paham," sahut Alina singkat, nada suaranya amat dingin dan ketus. Wanita itu melangkah mundur, menarik paksa jemarinya dari genggaman Reynard tanpa niat sedikit pun untuk menatap mata pria di hadapannya. "Alina, tunggu—" Reynard panik, melangkah maju berusaha menahan gerakan Alina. "Saya mau pulang ke kontrakan," potong Alina tanpa memandangnya, merapikan letak pakaiannya yang agak kusut. "Tugas saya menjaga Sean untuk hari ini sudah selesai. Permisi, Tuan." Melihat Alina yang bersikap begitu acuh dan hendak berbalik pergi, rasa panik mendadak melingkupi dada Reynard. Pria berkuasa itu dengan cepat melangkah lebar, memotong jalan Alina lalu merengkuh tubuh mungil wanita itu ke dalam pelukannya. Ia memeluk Alina begitu erat, menyembunyikan wajahnya di perpotongan leher sang kekasih. "Alina, tolong... jangan seperti ini," bisik Reynard penuh penyesalan, suaranya bergetar lirih. "Saya minta maaf. Demi Tuhan, saya sangat menyesal atas kata-kata kasar saya tadi." Ali
Last Updated : 2026-08-18 Read more