"R-Resmi berpacaran...? Tuan Reynard bicara apa, sih?!" Alina menyegel bibirnya merapat, memalingkan wajahnya yang kini terasa makin panas membara. Jemari tangannya spontan mendorong pelan dada bidang Reynard yang polos tanpa atasan, mencoba memberi jarak di antara tubuh mereka yang terlalu dekat. "Saya serius, Alina," bisik Reynard dengan nada suara yang amat dalam, tidak membiarkan wanita itu menghindar. "Semalam kita sudah saling mengakui perasaan, bukan? Jadi, apa jawabanmu?" Alina menelan ludahnya yang terasa kesat. Matanya bergerak gelisah menatap ubin marmer, bertarung dengan keraguan di dalam dadanya. "Tapi... perbedaan status kita sangat jauh, Tuan. Saya hanya pengasuh Sean, sedangkan Tuan adalah pengusaha kaya raya. Bagaimana kalau orang lain tahu?" "Saya tidak peduli dengan omongan orang lain," pangkas Reynard tegas seraya menggenggam erat telapak tangan Alina. "Yang saya pedulikan hanya perasaanmu dan Sean. Tapi kalau kau khawatir, kita bisa membuat kesepakatan." Alin
Dernière mise à jour : 2026-08-15 Read More