Tidak ada jawaban, tetapi kabut itu justru bergerak semakin mendekati Erevan hingga memenuhi lorong di hadapannya. Erevan mengangkat tangannya, dan cahaya violet perlahan muncul di antara jemarinya, memancarkan kekuatan yang semakin kuat sebelum akhirnya ia berkata dengan nada tegas, "Aku tidak punya waktu untuk bermain."Ia kemudian mengayunkan tangannya, melepaskan ledakan cahaya violet yang langsung menghantam kabut hitam hingga dinding lorong bergetar hebat. Namun, serangan tersebut sama sekali tidak membuat kabut itu menghilang. Sebaliknya, asap hitam tersebut justru menyebar semakin luas sebelum perlahan berkumpul dan membentuk sosok menyerupai manusia yang berdiri tepat di hadapan Erevan.Erevan mengeraskan rahangnya ketika melihat sosok tersebut. "Aku tahu siapa yang mengirimmu."Sosok itu tetap tidak memberikan jawaban, dan dari dalam kabut hanya terdengar suara tawa rendah yang terdengar samar, seolah sengaja mengejeknya.Sementara itu, di gedung pernikahan, tanpa mengetahui
Last Updated : 2026-08-29 Read more