Hina Yulia tersenyum ambigu. Sudut bibirnya terangkat tipis, memperlihatkan lengkungan misterius yang membuat siapa saja yang melihatnya bakal salah tingkah. Matanya melirik bergantian ke arah dua orang di hadapannya.Jaka dan Shizu berpura-pura menoleh seolah tidak menyadari senyum Hina Yulia. Jaka menatap ke luar jendela, pura-pura memperhatikan deretan pohon yang tertiup angin sejuk. Sementara itu, Shizu menunduk memandangi jemarinya di atas meja, berusaha menyembunyikan wajahnya yang menghangat."Saudari Shizu, selamat!" seru Hina Yulia tiba-tiba memecah keheningan dengan nada riang."Mm." Shizu mengangguk lembut. Tatapannya sedikit sayu, menyiratkan sisa-sisa rasa lelah, meski kebahagiaan terpampang sangat jelas di wajah cantiknya. Rona merah tipis merambat di kedua pipinya, membuat senyumannya tampak begitu memikat.Jaka yang merasa suasana mulai mengarah ke hal-hal memalukan langsung berdeham keras. "Ehem! Bagaimana hasil panen hari ini?"Hina Yulia mengangkat wajahnya dan mena
Last Updated : 2026-09-26 Read more