"Celaka, kamu telah membuat murka ratu lautan!" Mbah Wardi terbelalak kaget."Aku pun tak tahu, Mbah. Kejadian begitu cepat," sesal Karsono."Sudah sudah, semua telah terjadi. Yang jadi pertanyaan kini, apakah Karsono bisa kembali hidup normal? Jika dibiarkan maka sisik akan terus tumbuh dan membuatnya seperti ikan sungguhan," sela Mbah legi. "Jika dia ke sini membawa kutukan, maka seluruh warga desa akan terkena dampaknya. Sudah ratusan desa tenggelam karena ulah serakah dan arogan para penduduknya!" kata Mbah Wardi, dia yang semula kasihan dengan Karsono kini ketakutan."Aku mati pun tak apa, asal tak membawa orang lain dalam musibah atas keteledoran aku," lanjut Karsono. Sejenak semua diam kecuali Karsono yang menangis sesenggukan."Kita antar dia ke Pulau Kabut, biarkan dia meminta maaf pada sang Ratu," usul Mbah Legi. "Ah, konyol. Malah yang ada kita akan karam sebelum menemukan pulau itu," Mbah Wardi tampak ragu. "Kita hanya perlu mencoba, jangan pikirkan yang belum terjadi. Yan
Last Updated : 2026-08-19 Read more