"I-ibu saya mau operasi," ucap Lara terbata-bata, suaranya bergetar hebat di antara sisa napasnya yang masih memburu.Kata-kata itu seketika meruntuhkan kabut gairah yang sempat mengunci mereka. Damian mematung sejenak, menatap lekat sepasang mata Lara yang kini dipenuhi kilat kepanikan dan rasa bersalah. Tanpa suara, Damian menarik dirinya mundur, turun dari ranjang, dan langsung menyambar kausnya di lantai. "Bereskan barang-barangmu. Kita berangkat lima menit lagi," perintahnya, suaranya kembali datar dan tegas, seolah riak intim beberapa saat lalu tidak pernah terjadi.Sepanjang perjalanan membelah jalanan pegunungan yang baru saja dibersihkan dari pohon tumbang, kabin mobil diselimuti keheningan yang berbeda. Tidak ada lagi kemarahan yang meledak-ledak dari Lara, pun tidak ada provokasi dingin dari Damian. Lara terus meremas jemarinya sendiri, menatap cemas ke arah jalanan, sementara Damian memacu mobilnya dengan kecepatan tinggi n
Última actualización : 2026-07-19 Leer más