Pagi itu, Lara berdiri di depan cermin besar, merapikan kerah kemeja putihnya yang dipadukan dengan setelan blazer dan celana bahan berwarna abu-abu gelap. Penampilannya tampak tegas, rapi, dan elegan.Damian melangkah mendekat, berdiri tepat di belakang Lara. Pria itu membantu menyusun kerah blazer Lara, lalu merapikan tatanan rambut wanita itu yang tersanggul rapi."Kamu terlihat sangat siap," bisik Damian, menatap pantulan Lara di cermin.Lara menghela napas panjang, meremas jemarinya yang saling bertaut. "Jujur, aku deg-degan. Tapi aku nggak mau terlihat lemah di depan Faris.""Dan kamu memang tidak lemah," balas Damian tegas. Pria itu memutar tubuh Lara agar menghadapnya. "Soal pengacaramu... Bu Maya memang pengacara yang sangat hebat dan berpengalaman untuk urusan hukum keluarga. Tapi untuk menghadapi kelicikan Faris di sidang pembuktian hari ini, aku menyiapkan satu pengacara tambahan."Lara menaikkan alisnya, sedikit terkejut. "Pengacara tambahan?"
Última actualización : 2026-07-30 Leer más