"Jalang sialan!"Sebuah teriak histeris memotong kesunyian lobi gedung pengadilan. Lara terhenti saat sosok Ratna tiba-tiba muncul dari balik pilar, melangkah cepat dengan wajah merah padam. Mantan ibu mertuanya itu tampil berantakan. Sanggul mewahnya yang biasa rapi kini sedikit mengendur, dan tas yang dipeluknya tampak lusuh."Senang kamu sekarang, heh?!" bentak Ratna, menunjuk wajah Lara dengan telunjuknya yang gemetar. "Kamu puas udah ngancurin hidup anakku? Kamu bikin Faris dikejar-kejar penagih utang, kamu lucuti hartanya di depan hakim! Kamu itu cuma wanita sial yang dari dulu harusnya nggak pernah diterima di keluarga kami!"Lara memutar tubuhnya perlahan. Ia berdiri tegap, menyesuaikan posisi tali tas di bahunya, lalu menatap Ratna tanpa sedikit pun getar ketakutan yang dulu biasa ia perlihatkan."Ibu yang ngancurin Faris, bukan aku," ujar Lara tenang, suaranya halus tapi juga tajam di saat bersamaan. "Ibu manjain dia, ngajarin pamer harta dari uang pinjaman, dan selalu kas
Última actualización : 2026-08-01 Leer más