Tok.. Tok..Tok..Suara pintu terketuk menggema di ruangan besar yang kini sunyi, hanya deru pendingin ruangan yang terdengar dan degub jantung Sarah yang tak karuan. Saat ini, ia dan Salsabila berdiri di depan pintu kamar Widya, menunggu wanita tersebut keluar. Beberapa saat kemudian, perempuan itu keluar dari dalam kamar dengan pakaian yang rapi. "Mau kemana kamu nak?" tanya Anisa, nada bicaranya tenang tapi ada ketegasan didalamnya. "Ma, aku ada urusan penting.""Apa lebih penting dari mengantar putrimu sekolah?" Perempuan itu tak langsung menjawab, matanya sempat menatap ke arah putrinya lalu kembali menatap ibu mertuanya. "Iya Ma, ada urusan bisnis dan harus aku yang menanganinya," jawaban itu sontak membuat Anisa terkejut, bahkan kini kepalanya menggeleng pelan. "Ada Sarah Ma, biasanya Salsabila di temani Sarah kok." Anisa nampak menghela napas. "Sarah itu hanya pembantu, dan kamu ibunya."Sarah terdiam, entah mengapa kata-kata yang keluar dari bibir Bu Anisa membuat hat
最終更新日 : 2026-08-05 続きを読む