“Kak Jeevi!” Suara itu membuat Jeevi menoleh. Dia menemukan Willa melambaikan tangan padanya. Adik Wima itu tampak begitu anggun. Rambut lebatnya tergerai indah dan berkilau. Wanita itu mengenakan gaun kerah kimono pendek yang dilapisi sebuah coat berwarna mocca. Dan, astaga! Willa memakai heels yang otomatis membuat tubuhnya makin tinggi. Saat wanita itu memeluk Jeevi, sudah seperti memeluk bocah SD. Apalagi saat ini Jeevi mengenakan dress overall selutut, sepatu kets dan topi lebar. Dirinya sudah seperti anak TK yang mau piknik. “Kak Jeevi, kamu makin imut aja. Gemes banget aku, Ya Allah.” Willa mencubit gemas pipi kakak iparnya itu. Wima yang sedang berdiskusi dengan Rafli sontak menoleh melihat kelakuan adiknya itu. “Willa, jaga sikap kamu,” tegur pria itu.“I-ih, apaan sih, Kak Wima. Kak Jeevinya aja biasa aja,” cibir Willa kesal. Dia melirik Rafli, saat pria itu tersenyum kecil padanya seraya mengangguk, dia melengos, kembali menatap kakak iparnya. “Kak, kita ke lounge dulu
Last Updated : 2026-08-31 Read more