“Kau ada benarnya. Aku tak pernah berpikir sejauh itu.” Luz menghapus air mata geli di sudut matanya, lalu melanjutkan penjelasannya.“Semenjak dulu, Tamiat memiliki cara unik untuk menilai Pangeran mana yang paling cocok untuk menjadi Pharaoh. Yaitu dengan memberikan satu wilayah untuk masing-masing pangeran. Maka dari sana akan terlihat bagaimana mutu dan kemampuan memimpinnya. Dan begitulah, Ayah kami memberi masing-masing satu kota kepada tiap pangeran. Beberapa musim ke depan, pewaris takhta akan dipilih dari hasil kerja yang terlihat. Yaitu bagaimana kemajuan yang diraih oleh kelima kota itu.”Penjelasan yang sangat rinci dan mudah dimengerti. Lea sekali lagi mengangguk.“Kau mendapatkan kota Thebes, dan Rasui mendapatkan Yamu. Lalu Gyasi, Pangeran Keempat, mendapatkan Qis.” Lea hanya tahu tiga pangeran sejauh ini.“Han, nama lengkapnya Hanbal, dia Pangeran Pertama, mendapatkan kota Sinai. Lalu adik bungsu kami baru beberapa purnama ini menguasai kota Nubia, namanya Shen, nama l
Last Updated : 2026-07-21 Read more