“Kau yang menolongku tadi?”Meski tercemar oleh tawa geli, Lea mengenali suara yang tadi mengajaknya berbicara dengan ramah.“Benar, aku yang menolongmu tadi.” Pria itu mendekat ke arah Lea, lalu menunduk, menatap wajah Lea dengan lebih saksama.Lea otomatis mundur, wajah mereka terlalu dekat.“Kau menarik sekali. Aku tidak melihatnya dengan jelas tadi, tapi sekarang aku bisa. Kau bukan wanita biasa,” katanya, lalu kembali terkekeh.“Maaf, tapi kau siapa?” Lea sebenarnya ingin mengucapkan terima kasih, tapi dia terlalu penasaran dengan identitas pria itu.“Dia orang yang tidak penting! Kau tidak perlu tahu!” Rasui menyahut.Pria itu menggeleng dengan wajah sedikit kesal.“Jangan membuatku malu di hadapan wanita cantik, Ra!” tegurnya. Pria itu lalu berbalik pada Lea lagi dan membungkuk sekilas.“Perkenalkan, aku Luzig. Kakak dari Rasui. Aku Pangeran Kedua.”“Kalian bersaudara?” Lea tidak bermaksud menjadi tidak sopan, tapi mereka berdua terlihat sangat jauh berbeda.Yang Lea nilai di si
Last Updated : 2026-07-17 Read more