"Dia istri Bosku, Bu.""Mana Jihan mau lihat isi di dalamnya, Ayah!" Jihan menggoyangkan pelan lengan Atta, tampak tak sabar ingin memegang sendiri benda menarik itu."Iya, tunggu sebentar, Nak." Atta pun segera menyelesaikan pengaturan awal perangkat itu dengan teliti, memastikan pengamanannya sudah pas untuk anak seusia Jihan.Setelah yakin semuanya aman, dia meletakkan iPad itu perlahan di atas selimut, tepat di jangkauan tangan anaknya. Jari-jemari mungil itu segera menyentuh layar lembut dengan hati-hati, wajah Jihan berseri-seri penuh kegembiraan. Sementara itu, Atta tak sengaja menangkap perubahan ekspresi di wajah Mayang yang seketika meredup, namun dia memilih pura-pura tak menyadarinya dan sepenuhnya mencurahkan perhatian pada Jihan."Di sini ada banyak sekali buku tentang ilmu pengetahuan, lagu, dan game. Nanti kalau Jihan bosan, boleh dipakai untuk belajar atau bermain. Tapi jangan terlalu sering karena nggak bagus untuk mata," ucap Atta lembut sambil menunjuk satu per sat
آخر تحديث : 2026-07-13 اقرأ المزيد