"Ternyata apa yang terlihat indah, terkadang tidak seindah itu ... apa aku sudah salah melangkah, ya?" batin Laura bergejolak.Pemandangan kota metropolitan yang membentang di bawah sana seakan menjadi saksi bisu dari keliaran yang meledak di lantai teratas menara Bald Corporation. Dinding kaca yang dingin berembun oleh napas Laura yang tersengal, berpadu dengan panas tubuh Edward yang mengungkungnya tanpa ampun. Setiap sentuhan, setiap ciuman yang dihujamkan Edward dipenuhi oleh rasa cemburu yang gelap, amarah yang mendidih, dan kepemilikan mutlak."Katakan padaku," geram Edward di sela-sela ciuman basahnya di leher Laura, jemarinya mencengkeram pinggul wanita itu dengan kuat, mengklaim setiap jengkal kulit yang berani ditatap oleh Victor beberapa menit lalu. "Katakan siapa penguasa tubuh ini, Laura.""Hanya kau... ahh... hanya kau, Edward," rintih Laura tertahan, jari-jarinya meremas erat rambut gelap pria itu, menariknya semakin dalam ke pusaran gairah yang menyesakkan dada.Penyat
Last Updated : 2026-09-16 Read more