Ruang tamu rumah Raka yang tadinya tampak berantakan kini terlihat jauh lebih rapi. Di atas meja, berbagai jajanan tradisional seperti klepon, lemper, kue putu, hingga nagasari sudah tersaji dengan cantik. Sebelumnya, Raka memang sudah mendapat kabar bahwa Pak Dirga sedang dalam perjalanan menuju rumahnya. "Alhamdulillah, akhirnya beres juga," ujar Ririn lega sambil mengusap keringat di dahinya. "Terima kasih banyak, ya, Bu, Rin," tutur Raka tulus. "Sudah bantu menyiapkan semuanya, sampai ikut bersih-bersih ruang tamu segala." "Sama-sama, Nak Raka," balas Bu Ratna hangat. "Nggak usah sungkan begitu. Jangan anggap kami orang lain." Raka tersenyum lalu mengangguk. "Mas, tamunya kapan sampai?" tanya Ririn penasaran. "Harusnya sebentar lagi. Setengah jam yang lalu Pak Dirga bilang sudah di jalan." "Oh, begitu..." Ririn mengangguk. Tak lama kemudian, deru mesin terdengar dari luar. Dua mobil mewah berhenti tepat di depan rumah Raka. Pintu mobil terbuka dan empat orang turun satu pe
Last Updated : 2026-08-20 Read more