"Maaf, Tuan,” ujar Kiara tak enak. Sikap Baskara memang sangat mudah berubah, membuat dia sulit mengartikan maksud dari sikap itu."Apa kau terpesona dengan Hasbi?" tanya Baskara. "T-tidak, Tuan! Saya sama sekali tidak memikirkan hal tidak sopan seperti itu," bantah Kiara cepat, tangannya meremas ujung map hingga kertas di dalamnya sedikit berkerut."Pembohong yang buruk," cemooh Baskara pelan.Tanpa peringatan, pria itu menekan tuas kursi rodanya. Motor elektrik berdesing sangat halus saat kursi itu meluncur maju, memangkas jarak secara agresif hingga ujung pijakan kakinya menabrak ujung sepatu Kiara.Kiara refleks ingin mundur, namun tubuhnya sudah terhimpit oleh pinggiran meja eboni di belakangnya. Ia benar-benar terkurung di antara meja dan kursi roda sang CEO.Baskara mendongak, menatap lekat-lekat manik mata Kiara yang kini bergetar panik. "Kau terus menunduk dan menghindari tatapanku sejak Hasbi keluar. Apa kau benar-benar penasaran dengannya dan meragukan fungsi tubuhku, Kia
Last Updated : 2026-08-26 Read more