“Bel, saya pulang ya.” Zyandru pamit sambil menutup pintu di belakangnya.“Oh tumben Pak ….” Bella berdiri dari kursinya sebagai sikap hormat.Zyandru mendekat sembari terkekeh, “Mau cepet-cepet pulang katanya bunda masak.”“Saya enggak percaya, Pak.” Bella menggelengkan kepala.“Saya juga, makanya saya pulang buat ngecek.”Bella pun tertawa seiring langkah Zyandru menjauh.Bosnya itu semestinya sudah menikah di usianya yang sudah matang ini tapi entah kenapa belum ada juga menaklukan hatinya.Sementara itu, satu setengah jam kemudian Zyandru sudah sampai di mansion Gunadhya,Dia mematikan mesin mobil, lalu mengembuskan napas panjang.Hari ini benar-benar di luar dugaan.Seumur hidupnya ia tak pernah membayangkan akan didatangi putri dari rival terbesar keluarganya hanya untuk ditawari menikah.Pria itu menggeleng pelan sambil terkekeh sendiri.“Hidup memang aneh.” Zyandru bergumam.Begitu memasuki rumah, aroma teh melati langsung menyambutnya.Di ruang keluarga, Kama Gu
Last Updated : 2026-07-13 Read more