Malam itu, setelah kekacauan mereda dan seluruh istana mulai dibersihkan dari sisa-sisa serangan, Wira ngumpulin semua orang penting buat mastiin semua yang mereka sayangi aman."Dyah!" Ratri lari begitu liat adiknya berdiri di ujung lorong, dikawal ketat sama dua penjaga, wajahnya pucat tapi nggak terluka sama sekali."Kak!" Dyah lari meluk Ratri erat, badannya masih gemeteran. "Aku denger ada kebakaran, aku takut banget.""Kita semua aman," Ratri ngomong, ngeratin pelukannya. "Sekarang udah lewat."Nyai Sekar sama Segara juga udah ketemu, keduanya penuh keringat dan debu tapi nggak ada luka serius. Ratu Ibunda Suri, yang tadi dievakuasi lebih awal, duduk di ruang aman dikelilingi penjaga, wajahnya tenang meski matanya nunjukin kekhawatiran yang dalem."Argono," Ratu Ibunda Suri ngomong pelan begitu Wira sama Ratri masuk ruangan itu, "aku selalu curiga sama dia, tapi nggak pernah nyangka sejauh ini.""Dia ngaku semuanya sebelum kabur," Wira ngasih tau. "Termasuk soal hubungannya sama
Last Updated : 2026-07-23 Read more