Daniel melangkah mendekat, mengikis seluruh jarak dan mengurung Renata di antara tubuh tegapnya dan pinggiran tempat tidur.Tanpa sepatah kata, Daniel mendaratkan telapak tangannya di belakang tengkuk Renata, menangkupnya dengan cengkeraman penuh dominasi, lalu menarik wanita itu ke dalam ciuman yang dalam, panas, dan menuntut.Bibir Daniel menyapu, melumat, dan melahap bibir Renata tanpa ampun.Ciuman itu tidak lagi sekadar sentuhan fisik, melainkan sebuah klaim mutlak yang beringas, seolah pria itu ingin mengikis dan menghapus seluruh jejak sentuhan, hinaan, serta kekasaran keluarga Gideon dari setiap inci tubuh Renata.Renata menahan napasnya sejenak, terkejut oleh intensitas yang meledak begitu cepat.Namun, rasa sakit hati dan kehancuran harga diri yang membakar dadanya sejak tadi sore mendadak berubah menjadi dahaga akan pelepasan.Renata melepaskan seluruh pertahanannya.Tangan rampingnya terulur naik, mencengkeram bahu tegap Daniel yang tertutup kemeja basah, membalas ciuman p
Terakhir Diperbarui : 2026-08-04 Baca selengkapnya