“Kamu di mana, Sayang?! Pulang, Gisel... Aku kayak orang gila nyariin kamu ke mana-mana," racau Arka panik, mencecar setiap pertanyaan yang menyiksa pikirannya selama dua hari ini.Ke mana Gisel pergi, bagaimana kondisinya, bersama siapa dia sekarang, tak lupa tumpahan kata maaf yang mengalir dari bibirnya yang gemetar.‘Lebih dari apa pun, aku baik-baik aja... walau kamu pergi ninggalin aku di pinggir jalan di dekat rumah istrimu itu,’ jawab Gisel dengan satu kalimat panjang, datar, dan mematikan. Setiap kata yang keluar dari bibir Gisel menusuk tepat di jantung Arka, membuatnya tak berkutik."Sayang, maafin aku... Aku gak sengaja ninggalin kamu waktu itu! Clarissa—"‘Cukup! Aku mohon sama kamu, untuk saat ini jangan pernah sebut nama perempuan itu di telingaku!’ potong Gisel cepat dan tegas, menolak mentah-mentah penjelasan Arka mengenai kondisi Clarissa.‘Sesuka itu kamu sama dia sampai-sampai dalam situasi kita yang gak berkomunikasi begini, sempat-sempatnya kamu sebut nama peremp
Last Updated : 2026-08-08 Read more