"Aku tahu rasanya, Gisel... Aku tahu persis sesakit apa yang kamu rasain. Aku juga hancur!" Arka meraung di depan istrinya, jemarinya memeluk pinggang Gisel makin erat. "Demi Tuhan, aku gak ikhlas nikahin perempuan itu. Demi apa pun yang ada di bumi ini, aku cuma nikahin dia karena anak di kandungannya!""Kamu gak tahu, Sayang... hatiku rasanya mati begitu sadar betapa tololnya aku. Aku hancur waktu harus tanda tangan di atas kertas perjanjian itu. Hatiku, cintaku, dan seluruh jiwaku cuma punya kamu. Kamu tahu itu, kan?!"Arka terus memuntahkan isi dadanya. Cinta mati dan rasa memiliki yang begitu pekat membuatnya tak rela berbagi tempat dengan cewek mana pun kalau tidak di bawah ancaman terkutuk."Aku tahu semua itu, Arka... tapi semuanya udah terlambat," potong Gisel parau, menyapu air mata yang tak kunjung berhenti. "Kamu boleh sesali kebodohanmu, tapi sekarang bereskan masalah ini. Sebisa mungkin, jangan ada orang lain yang kamu sakiti lagi. Cukup aku aja istri yang kamu buat hanc
Last Updated : 2026-08-03 Read more