Sari meletakkan telepon seluler di atas nakas. Mungkin Yoko sedang sibuk dengan pekerjaannya atau ia sedang mengasuh Hana. Sari memutuskan untuk mandi terlebih dahulu. Baru saja ia berjalan beberapa langkah, telepon selulernya berdering.Sari mengurungkan niatnya untuk mandi. Ia mengambil telepon seluler di atas nakas. Rupanya Yoko meneleponnya. “Hallo,” sapa Sari.“Hallo, Bu Sari. Tadi Ibu nelepon saya?” tanya Yoko.“Iya, Pak.” Sari pun menceritakan rencana ibu mertuanya.“Nggak apa-apa, Bu Sari. Kita tunggu saja sampai ibu mertua Ibu Sari pulang,” jawab Yoko.“Ya sudah, kalau begitu saya mandi dulu.” Sari hendak mengakhiri percakapannya.“Bu Sari.” Yoko memanggil Sari.“Ya, Pak Yoko?” tanya Sari.“Dandan yang cantik, ya. Dan yang wangi!” kata Yoko.Sari terkejut mendengar perkataan Yoko. Ia tidak tau harus bagaimana menanggapi perkataan Yoko. Kalau suaminya yang mengatakan demikian, pasti hatinya sudah berbunga-bunga.“Hallo, Bu Sari.” Panggilan Yoko menyadarkan lamunannya.“Sudah du
Last Updated : 2026-07-15 Read more