Arka langsung memasang badannya di depanku. Menyembunyikan posisiku di balik bahunya yang kokoh.“Asrama di serang, Tuan. Semua orang lari ketakutan, termasuk aku. Aku panik dan berlari tanpa arah, dan tersesat di sini,” tutur pelayan itu.Arka menodongkan senjata ke kepala pelayan itu dengan segera. “Katakan, siapa kamu?”“Saya hanya seorang pelayan rendahanmu, Tuan.” Lalu pelayan itu berbalik, memohon kepadaku. “Nyonya, aku mohon. Aku tidak ingin mati di sini, masih ada keluargaku yang memerlukan aku untuk menghidupi mereka.”Aku menatap ke dalam mata pelayan itu. Penuh selidik. Aku tahu Arka sangat curiga padanya, terlebih dia tiba-tiba muncul di jalur yang kata Arka hanya dia sendiri yang tahu.Aku merasakan suasana yang sudah tegang semakin menegang. Arka menatap tajam penuh intimidasi pada pelayan itu.“Tinggalkan dia, ayo kita pergi, Lyra,” ucap Arka menggenggam tanganku kuat berniat meninggalkan pelayan wanita itu.Aku melihat mata pelayan itu berkaca-kaca. Sepertinya dia tida
最終更新日 : 2026-09-26 続きを読む