Esoknya, Elang pamit kembali ke rumah kontrakan di pinggiran kota. Ia dan Arumi berpamitan pada Bibi Siti dan Nining, mengucapkan terima kasih atas semua bantuan yang telah mereka berikan. Oren dan Salju ikut dibawa, dimasukkan ke dalam keranjang kecil yang diletakkan di atas motor Elang. “Jaga diri kalian baik-baik, ya. Semoga kalian selalu dilindungi Tuhan,” pesan Bibi Siti sambil memeluk Arumi. “Iya, Bi. Terima kasih untuk semuanya,” kata Arumi, matanya berkaca-kaca. Nining melambaikan tangan dari teras. “Kalau butuh apa-apa, telepon aku, ya, Rum!” “Pasti, Ning! Maaf aku nggak sempat nepatin janji mau jalan-jalan sama kamu.” Motor melaju meninggalkan rumah Bibi Siti. Sepanjang perjalanan, Arumi memeluk pinggang Elang erat. Angin pagi berhembus sejuk, membawa aroma sawah dan pepohonan. Untuk sesaat, suasana terasa damai. Sesampai di rumah kontrakan, mereka membersihkan rumah yang sudah beberapa hari ditinggalkan. Elang menyapu halaman, sementara Arumi membersihkan dalam rumah.
最終更新日 : 2026-10-21 続きを読む